masih ingatkah dengan kalimat2 dibawah ini:
"Bangkit itu SUSAH!
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain senang
Bangkit itu Takut…
Takut korupsi
Takut makan yang bukan haknya
Bangkit itu Mencuri!
Mencuri perhatian dunia dengan prestasi…
Bangkit itu MARAH!
MARAH!!! Bila martabat bangsa dilecehkan!
Bangkit itu malu…
Malu jadi benalu
Malu karena minta melulu
Bangkit itu… Tidak ada!
Tidak ada kata menyerah!
Tidak ada kata putus asa!
Bangkit itu… AKU!
Untuk Indonesiaku…"
tahun
lalu,,di bulan mei hampir setiap saat di televisi terlihat sosok dedy
mizwar yg sedang duduk di sebuah kursi,,tampak merenung dan dengan tegar
meneriakkan kata2 diatas,,,
BANGKIT untuk Indonesiaku,,,
masihkah ada yg peduli saat ini?
rakyat? untuk makan aja syukur,,antre BLT pun siap mempertaruhkan nyawa..
pemerintah? sibuk mengampanyekan keberhasilan pemerintah deemi eksistensinya..
oposisi? sibuk mencari celah kesalahan pemerintah..
anda???
siapkah untuk bangkit??
atau malah bingung apa yg harus dibangkitkan??
ato malah lupa-lupa ingat?
mari bertanya pada kuburan band...
terus terang saya juga bingung...
Total Tayangan Halaman
Minggu, 27 Januari 2013
ayoo bersama anggota dewan belajar sopan santun..-05032009
haaah,,,baca dlu dh petikan sms yg dimuat di kompas (05/03)
"Gayus Lumbuun, dari BK DPR-RI dalam acara "Apa Kabar Indonesia" di TVOne minta agar kritik yg diajukan kepada DPR harus sesuai etika.Sikap yg sama juga seharusnya dikerjakan oleh anggota terhormat DPR ketika bertanya kepada eksekutif,harus sopan dan simpatik"
lalu....
"Apa enggak salah pernyataan seorang anggota badan kehormatan dewan kita yg "katanya" terhormat,pada suatu siaran live di TV swasta yg meminta agar masyarakat menyampaikan kritik kepada anggota dewan, dengan santun dan beretika. Ngaca dulu!!!Skandal seks,korupsi,ngmong tanpa tata krama,tidur waktu sidang,apa itu beretika?? Pak Gayuus..rakyat yg sudah sakit hati dengan kelakuan para anggota DPR jangan anda buat sakit hati lagi dengan ucapan anda.
kenapa bisa ada kritikan seperti ini??oke ini berawal dari siaran Apa Kabar Indonesia Malam tgl 03/03,,dimana terjadi dialog yg salah satunya dihadiri yang TERHORMAT perwakilan badan KEHORMATAN DPR,,pak Gayus Lumbuun membahas kasus korupsi yg kembali terungkap oleh KPK,,,males ngomongin kasus korupsi yg terjadi tak lebih seminggu dari deklarasi anti korupsi oleh pimpinan parpol dengan KPK,,mungkin sudah tidak ada lagi kosakata yg lebih campah,,busuk,,kotor ,,dll...
ketika dialog berlangsung,,ada telpon lgsung dri masyarakat (aku lupa namana siapa,,tpi seorang wanita) yg tanpa tedeng aling2 mengatakan "saya sudah MUAK dengan wakil rakyat",,bla..bla...intinya menyoroti kelakuan anggota dewan kita yg TERHORMAT,,
kemudian ditanggapi dengan dinginnya oleh pak Gayus Lumbuun,,klo gak salah tangkap nieh dia mengatakan tolong santun dan beretika dalam menyampaikan kritik kepada anggota dewan,,lalu (yg bikin aku juga ikut panes,,huh..) dengan "SOPANNYA" dia melanjutkan,,"saya juga bisa muak dengan ibu jika mengetahui kelakuan ibu" yaah,,bgitulah,,,hhhhhhh.......
kemudian,,ini dri kompas juga (01/03) kutipan dri rapat dengar pendapat antara Komisi VII DPR dan Direksi Pertamina yg diucapkan oleh Effendi MS Simbolon tgl 10feb2009
"saya tidak akan tanya pada saudara2 yg baru dilatik tentang kedudukan saudara yg secara jujur, Anda belum cukup umur sebagai dirut.Tidak Cukup.Anda tidak pernah di top puncak Mobil Oil dan Halliburton,kok.Anda mengisi posisi itu,merusak seluruh merit system di Pertamina. itu tidak baik"
wooow,,,itu salah satu kutipan dri 5kutipan bahasa politik (yg diakui pak efendi) yg biasa digunakan oleh anggota DPR,,,
hebat loo,,
aku jdi bingung,,
yg mana sih yg beretika??yg mana sih sopan??
anggota dewan,,dipilih rakyat,,,harusnya menjadi panutaan,,,huaaah,,,giliran rapat,,kosong...giliran studi banding luar negeri??woow...
miris rasana,,,jdi terdakwa korupsi miliaran rupiah masih bisa senyum,,fasilitas terjamin,,,liat tuh maling sapi yg dikeroyok massa hingga tewas,,,
anggota dewan mendapat fasilitas kesehatan yg aku rasa selangit,,tpi rakyat??tewas hanya karena ingin mendapatkan air dri dukun ponari...
kykna gak pelu diungkapkan semuanya d kelakuan anggota dewan kita yg TERHORMAT,,makaaan atiii!!!
buat para caleg??fiuuhh.........gud luk aj d..
"Gayus Lumbuun, dari BK DPR-RI dalam acara "Apa Kabar Indonesia" di TVOne minta agar kritik yg diajukan kepada DPR harus sesuai etika.Sikap yg sama juga seharusnya dikerjakan oleh anggota terhormat DPR ketika bertanya kepada eksekutif,harus sopan dan simpatik"
lalu....
"Apa enggak salah pernyataan seorang anggota badan kehormatan dewan kita yg "katanya" terhormat,pada suatu siaran live di TV swasta yg meminta agar masyarakat menyampaikan kritik kepada anggota dewan, dengan santun dan beretika. Ngaca dulu!!!Skandal seks,korupsi,ngmong tanpa tata krama,tidur waktu sidang,apa itu beretika?? Pak Gayuus..rakyat yg sudah sakit hati dengan kelakuan para anggota DPR jangan anda buat sakit hati lagi dengan ucapan anda.
kenapa bisa ada kritikan seperti ini??oke ini berawal dari siaran Apa Kabar Indonesia Malam tgl 03/03,,dimana terjadi dialog yg salah satunya dihadiri yang TERHORMAT perwakilan badan KEHORMATAN DPR,,pak Gayus Lumbuun membahas kasus korupsi yg kembali terungkap oleh KPK,,,males ngomongin kasus korupsi yg terjadi tak lebih seminggu dari deklarasi anti korupsi oleh pimpinan parpol dengan KPK,,mungkin sudah tidak ada lagi kosakata yg lebih campah,,busuk,,kotor ,,dll...
ketika dialog berlangsung,,ada telpon lgsung dri masyarakat (aku lupa namana siapa,,tpi seorang wanita) yg tanpa tedeng aling2 mengatakan "saya sudah MUAK dengan wakil rakyat",,bla..bla...intinya menyoroti kelakuan anggota dewan kita yg TERHORMAT,,
kemudian ditanggapi dengan dinginnya oleh pak Gayus Lumbuun,,klo gak salah tangkap nieh dia mengatakan tolong santun dan beretika dalam menyampaikan kritik kepada anggota dewan,,lalu (yg bikin aku juga ikut panes,,huh..) dengan "SOPANNYA" dia melanjutkan,,"saya juga bisa muak dengan ibu jika mengetahui kelakuan ibu" yaah,,bgitulah,,,hhhhhhh.......
kemudian,,ini dri kompas juga (01/03) kutipan dri rapat dengar pendapat antara Komisi VII DPR dan Direksi Pertamina yg diucapkan oleh Effendi MS Simbolon tgl 10feb2009
"saya tidak akan tanya pada saudara2 yg baru dilatik tentang kedudukan saudara yg secara jujur, Anda belum cukup umur sebagai dirut.Tidak Cukup.Anda tidak pernah di top puncak Mobil Oil dan Halliburton,kok.Anda mengisi posisi itu,merusak seluruh merit system di Pertamina. itu tidak baik"
wooow,,,itu salah satu kutipan dri 5kutipan bahasa politik (yg diakui pak efendi) yg biasa digunakan oleh anggota DPR,,,
hebat loo,,
aku jdi bingung,,
yg mana sih yg beretika??yg mana sih sopan??
anggota dewan,,dipilih rakyat,,,harusnya menjadi panutaan,,,huaaah,,,giliran rapat,,kosong...giliran studi banding luar negeri??woow...
miris rasana,,,jdi terdakwa korupsi miliaran rupiah masih bisa senyum,,fasilitas terjamin,,,liat tuh maling sapi yg dikeroyok massa hingga tewas,,,
anggota dewan mendapat fasilitas kesehatan yg aku rasa selangit,,tpi rakyat??tewas hanya karena ingin mendapatkan air dri dukun ponari...
kykna gak pelu diungkapkan semuanya d kelakuan anggota dewan kita yg TERHORMAT,,makaaan atiii!!!
buat para caleg??fiuuhh.........gud luk aj d..
Presiden Indonesia Non Muslim, Mungkinkah? -02042009
topik debat di tv1 tgl 01/04 kmarn,,menariikk,,secara aku mank
pengen jdi capres 2029 yg non muslim,,hakhak,,mimpii...bela2in begadang
buat nnton siaran ulangna jm 2 pagi...
sangat menarik buat dicermati..dri kubu yg pro ada yg muslim juga,,mujar ibnu syarif dan pendeta nathan setiabudi,,yg kontra dari jafar umar thalib dan m.al khaththath,,
dari segi penampilan debat sih kykna kalem2 aj,,saling menghormatilah,,gak ada kata2 saling menyerang yg telalu pedes,,masih dlm tahap sewajarna..
lalu mungkinkah?menurut yg pro sih mungkin,,bhkan mujar ibnu membuat sebuah buku ttg kemungkinan itu,,intina setiap orang berhak menjadi pemimpin karena kemampuanna tnpa melihat asal usulna,,contohna di senegal yg mayoritas muslim dipimpin oleh non muslim,,sedangkan yg kontra secara tegas menolak pemimpin non muslim di negara kita yg muslimna mayoritas bahkan mendukung ditegakkanna syariat islam..
disini sebagai warga minoritas justru aku melihat sisi positifna,,indonesia negara yg besar,,yg minoritasnya tak lebih dri 10% tetap dihormati,,negara kita tetap berdarkan Pancasila dan Tuhan Yang Maha Esa,,bukan berdasarkan paham agama tertentu..
wajaar,,menurutku wajar bgt untuk ukuran di negara kita yg mayoritas pendudukna 90% lebih adalah muslim,,tanpa diperdebatkan pun pastina orang paham "sebaiknya" yg menjadi pemimpin adalah mayoritas,,karena tak hanya pemimpin bangsa,,tentunya dia juga harus menjadi pemimpin umat,,,apalagi diadakan pemilihan langsung,,,masih banyak warga Indonesia yg memilih hanya berdasarkan intruksi pemimpin adat atau di tingkat lokal,,jangankan masalah agama,,masalah asal/suku pun juga menjadi suatu hal yg sangat penting,,hingga timbullah dikotomi "pemimpin jawa-non jawa"
untuk ukuran yg lebih kecil,,aku yg orang bali juga tentu ingin pemimpinku itu orang Bali asli,,agama hindu,,klo perlu berasl dari kampungku.,,tentu menjadi kebanggaan tersendiri jika pemimpin berasal dari 1 kampung halaman...
ya inilah realita yg terjadi,,pemimpin dipilih bukan berdasarkan kemampuan,,melainkan lebih kepada hubungan kekerabatan,,maka tak heran sekarang bnyak caleg yg menambahkan di baliho/spanduknya "putra asli daerah xxxxx"
indonesia tampakna harus menunggu hingga merdeka ratusan tahun untuk memilih pemimpin yg bnar2 berdasarkan kemampuannya,,mungkinkah tahun 2029 indonesia sudah mampu untuk memunculkan obama?? yah mari kita lihat bersamaaaa....
sangat menarik buat dicermati..dri kubu yg pro ada yg muslim juga,,mujar ibnu syarif dan pendeta nathan setiabudi,,yg kontra dari jafar umar thalib dan m.al khaththath,,
dari segi penampilan debat sih kykna kalem2 aj,,saling menghormatilah,,gak ada kata2 saling menyerang yg telalu pedes,,masih dlm tahap sewajarna..
lalu mungkinkah?menurut yg pro sih mungkin,,bhkan mujar ibnu membuat sebuah buku ttg kemungkinan itu,,intina setiap orang berhak menjadi pemimpin karena kemampuanna tnpa melihat asal usulna,,contohna di senegal yg mayoritas muslim dipimpin oleh non muslim,,sedangkan yg kontra secara tegas menolak pemimpin non muslim di negara kita yg muslimna mayoritas bahkan mendukung ditegakkanna syariat islam..
disini sebagai warga minoritas justru aku melihat sisi positifna,,indonesia negara yg besar,,yg minoritasnya tak lebih dri 10% tetap dihormati,,negara kita tetap berdarkan Pancasila dan Tuhan Yang Maha Esa,,bukan berdasarkan paham agama tertentu..
wajaar,,menurutku wajar bgt untuk ukuran di negara kita yg mayoritas pendudukna 90% lebih adalah muslim,,tanpa diperdebatkan pun pastina orang paham "sebaiknya" yg menjadi pemimpin adalah mayoritas,,karena tak hanya pemimpin bangsa,,tentunya dia juga harus menjadi pemimpin umat,,,apalagi diadakan pemilihan langsung,,,masih banyak warga Indonesia yg memilih hanya berdasarkan intruksi pemimpin adat atau di tingkat lokal,,jangankan masalah agama,,masalah asal/suku pun juga menjadi suatu hal yg sangat penting,,hingga timbullah dikotomi "pemimpin jawa-non jawa"
untuk ukuran yg lebih kecil,,aku yg orang bali juga tentu ingin pemimpinku itu orang Bali asli,,agama hindu,,klo perlu berasl dari kampungku.,,tentu menjadi kebanggaan tersendiri jika pemimpin berasal dari 1 kampung halaman...
ya inilah realita yg terjadi,,pemimpin dipilih bukan berdasarkan kemampuan,,melainkan lebih kepada hubungan kekerabatan,,maka tak heran sekarang bnyak caleg yg menambahkan di baliho/spanduknya "putra asli daerah xxxxx"
indonesia tampakna harus menunggu hingga merdeka ratusan tahun untuk memilih pemimpin yg bnar2 berdasarkan kemampuannya,,mungkinkah tahun 2029 indonesia sudah mampu untuk memunculkan obama?? yah mari kita lihat bersamaaaa....
debat tv1 - 13022009
debat tv1,,acara yg btul2 menarik,,mungkin bgi sebagian orang
bakal lebih menarik untuk memperhatikan suporter debat dripada
narasumbernya,,bner2 atraktif,,kyk nnton sepakbola aja,,,untungna sampe
saat ini blum penah ada insiden n selalu para suporter saling berpelukan
n bersalaman seusai acara,,btul2 indaah...
kmaren nnton debat edisi "kontroversi film perempuan berkalung sorban" dimana yang kontra mengatakan film ini unhistories,,alias dibuat2,,ngae2,,disini aku gak tertarik dengan isi debat maupun filmnya,,yg aku tertarik adalah sikap kontra yg diperlihatkan budayawan Ridwan Saidi,,dimana dalam penyampaian pndapatna menurutku sangat tidak etis,,kasar,,memvonis,,dll,,sungguh...aku yg nnton aja rasana paneesss,,gmana yg diajak debat?kbetulan yg diajak debat adalah sutradara film ini,, Hanung Bramantyo..untungna dia bersikap hormat,,menahan diri,,toplah...
kmaren nnton debat edisi "kontroversi film perempuan berkalung sorban" dimana yang kontra mengatakan film ini unhistories,,alias dibuat2,,ngae2,,disini aku gak tertarik dengan isi debat maupun filmnya,,yg aku tertarik adalah sikap kontra yg diperlihatkan budayawan Ridwan Saidi,,dimana dalam penyampaian pndapatna menurutku sangat tidak etis,,kasar,,memvonis,,dll,,sungguh...aku yg nnton aja rasana paneesss,,gmana yg diajak debat?kbetulan yg diajak debat adalah sutradara film ini,, Hanung Bramantyo..untungna dia bersikap hormat,,menahan diri,,toplah...
Selasa, 22 Januari 2013
Damailah Sumbawaku...
Gak enak sekali rasanya siang tadi baca status BBM salah satu temen Polisi di Bima, statusnya simpel "Sumbawa ribut, warga bali d serang semua" langsung aja aku meresponnya dan juga langsung bertanya ke salah satu rekan kantor di Sumbawa, dan ternyata benar,, ada sedikit konflik, tapi belum seheboh yang beredar di message BBM sih,, entah apa message yang beredar itu,, gak tau aku..
kemudian tak lama ada mention dari teman di twitter menanyakan mengenai kondisi di Sumbawa,, aku langsung search juga di twitter dengan keyword "sumbawa rusuh" dan memang benar sudah mulai ada kabar rusuh yang beredar..
aku sedikit merinding juga sih,, apalagi jika konflik ini menjurus ke arah SARA,, masih segar kan dalam ingatan ttg rusuh di Lampung kmarin,, masak skarang di Sumbawa kejadian lagi?? namun sejauh yang aku perhatikan belum ada media online maupun elektronik yang menyiarkan kabar rusuh ini, aku hanya berharap konflik ini tidak meluas dan cepat mereda.. kebayang gak, kita sebagai perantau udah begitu lama menetap dan berbaur dngan warga sekitar, sudah tumbuh dan berkembang, sudah menetap dengan damai dan karena masalah yang sebenarnya bisa diselesaikan baik2 (dan mungkin sama sekali gak tau masalah) akhirnya harus mengungsi, jiwa terancam dan harta benda habis, dan pada akhirnya harus mengulang semuanya dari nol..
ternyata perkiraanku salah, sore harinya aku dapat kabar beberapa pegawai asal Bali di sumbawa akan diungsikan ke Bali dan beberapa media online juga sudah mulai mengangkat kabar ini,, hadeehhh.... kenapa sih ya saat negara lain sedang berkejaran ke Bulan dan Obama terpilih untuk kedua kalinya masih ajaaa ada rusuh2 sebangsa menyangkut (mudah2an aku salah) SARA kyk gini...
aku hanya bisa mendoakan temen2ku yg di Sumbawa aman2 aja dan gak merembet lagi ke daerah lainnya,, sebagai seorang "perantau" aku sangat bersyukur bisa hidup berdampingan begini di Bima seperti sekarang ini, namun jika sudah namanya massa dan ada provokatornya mau diapain lagi?! marilah menahan diri, dan pak polisiii,, ayolah tegas, pemuka agama, adat, pemerintah,, ayoo tunjukkan "taji" kalian!!
kemudian tak lama ada mention dari teman di twitter menanyakan mengenai kondisi di Sumbawa,, aku langsung search juga di twitter dengan keyword "sumbawa rusuh" dan memang benar sudah mulai ada kabar rusuh yang beredar..
aku sedikit merinding juga sih,, apalagi jika konflik ini menjurus ke arah SARA,, masih segar kan dalam ingatan ttg rusuh di Lampung kmarin,, masak skarang di Sumbawa kejadian lagi?? namun sejauh yang aku perhatikan belum ada media online maupun elektronik yang menyiarkan kabar rusuh ini, aku hanya berharap konflik ini tidak meluas dan cepat mereda.. kebayang gak, kita sebagai perantau udah begitu lama menetap dan berbaur dngan warga sekitar, sudah tumbuh dan berkembang, sudah menetap dengan damai dan karena masalah yang sebenarnya bisa diselesaikan baik2 (dan mungkin sama sekali gak tau masalah) akhirnya harus mengungsi, jiwa terancam dan harta benda habis, dan pada akhirnya harus mengulang semuanya dari nol..
ternyata perkiraanku salah, sore harinya aku dapat kabar beberapa pegawai asal Bali di sumbawa akan diungsikan ke Bali dan beberapa media online juga sudah mulai mengangkat kabar ini,, hadeehhh.... kenapa sih ya saat negara lain sedang berkejaran ke Bulan dan Obama terpilih untuk kedua kalinya masih ajaaa ada rusuh2 sebangsa menyangkut (mudah2an aku salah) SARA kyk gini...
aku hanya bisa mendoakan temen2ku yg di Sumbawa aman2 aja dan gak merembet lagi ke daerah lainnya,, sebagai seorang "perantau" aku sangat bersyukur bisa hidup berdampingan begini di Bima seperti sekarang ini, namun jika sudah namanya massa dan ada provokatornya mau diapain lagi?! marilah menahan diri, dan pak polisiii,, ayolah tegas, pemuka agama, adat, pemerintah,, ayoo tunjukkan "taji" kalian!!
Jumat, 28 Desember 2012
Sampai Jumpa Tahun Depan Bima!!
yuhuu,,, suasana akhir tahun nih di kantor,, sebbenarnya hari senin tgl 31 layanan masih buka, khusunya untuk tarik dan setor biasa, tapi untuk urusan kredit dan lain2 sudah diakhiri hari ini,, haha... syukurlah secara tgl 31 itu hari senin,, dan bagian back office (seperti saya) tidak berkepentingan sehingga bisa liburan dengan (sedikit) tenang dan (sedikit) nyaman..
hari terakhir ini difokuskan untuk penagihan,, yah syukur ya,, masiih bnyak bangeet yang nunggak,,haaaa... sadarkanlah merekaaa... tapi dari pagi ke sore akhirnya berkurang dan akhirnya debitur yang itu-itu aja yang nunggak..
malam ini aku akan KE(M)BALI,, haha... perjalanan kali ini sepertinya akan panjang,, dengan berbagai pertimbangan sepertinya aku akan menempuh jalan darat, dari terminal Dara,Bima, naik bus menuju Mataram dengan melewati Dompu, dan Sumbawa untuk menyebrang menuju Pulau Lombok.. Tiba di Mataram kemungkinan dalam 13 jam perjalanan, ojek akan menanti untuk membawaku menuju Pel. Lembar,, dari sana naik feri menuju Padang Bai selama kurang lebih 4 jam,, dan tibalah di Klungkung,, sampai di Klungkung blum ada rencana apapun sih dari sana,, ya mdah2an ada ojek deh dari sana... perjalanan maraton ini udah 3 kali kykna aku tempuh,,hoho...
sampai di Bali,, apa ya planku??......................dan...tidak (eh, belum) ada plan,,haha... sementara sih nanti tgl 31 ada kondangan nikah mantan tmen kerja di MAndiri dlu,, ya nanti mdah2an bisa datang deh,, selebihnya yaa..hanya menanti dan menunggu..
tapi tetaaap bersyukur, aku bisa merasakan Tahun Baru lagi di Denpasar,, beberapa teman ada yang gak pulang malahan.. aku masih bisa walau dengan cara perjalanan yang maraton, setidaknya senyuman orang tua sudah menantiku,,hihi..
tak terasa, perjalananku di Bima akan menginjak tahun pertama, tepat 4 Januari 2013 nanti setahun sudah di Kota Mbojo ini.. waah... entah terasa atau tidak, tapi supeer sekali rasanya bisa sejauh ini,, banyak sekali kisah di Bima, terutama "perjuangan" untuk sekedar liburan atau hadir di Bali, kalo dihitung2 bisa lebih dari 15 kali sepertinya aku pulang,, terlihat manja x ya? tapii ya itulah,, itulah hidupku,, walau terkadang dipandang sebelah mata tapi toh aku bahagia dan riang gembira,,haha...
kemudiaan.....apalagi yaa... ya begitulah,, semangaat2,, perjalanan kali ini akan lebih berat dibanding sebelumnya, pun nanti di Bima pada tahun yang baru aku yakin akan semakin berat dalam memotivasi diri sndiri... tapi semua bisa dilewati, klo kaya status temen yang sering dipake sih "ALL IS WELL" :)
hari terakhir ini difokuskan untuk penagihan,, yah syukur ya,, masiih bnyak bangeet yang nunggak,,haaaa... sadarkanlah merekaaa... tapi dari pagi ke sore akhirnya berkurang dan akhirnya debitur yang itu-itu aja yang nunggak..
malam ini aku akan KE(M)BALI,, haha... perjalanan kali ini sepertinya akan panjang,, dengan berbagai pertimbangan sepertinya aku akan menempuh jalan darat, dari terminal Dara,Bima, naik bus menuju Mataram dengan melewati Dompu, dan Sumbawa untuk menyebrang menuju Pulau Lombok.. Tiba di Mataram kemungkinan dalam 13 jam perjalanan, ojek akan menanti untuk membawaku menuju Pel. Lembar,, dari sana naik feri menuju Padang Bai selama kurang lebih 4 jam,, dan tibalah di Klungkung,, sampai di Klungkung blum ada rencana apapun sih dari sana,, ya mdah2an ada ojek deh dari sana... perjalanan maraton ini udah 3 kali kykna aku tempuh,,hoho...
sampai di Bali,, apa ya planku??......................dan...tidak (eh, belum) ada plan,,haha... sementara sih nanti tgl 31 ada kondangan nikah mantan tmen kerja di MAndiri dlu,, ya nanti mdah2an bisa datang deh,, selebihnya yaa..hanya menanti dan menunggu..
tapi tetaaap bersyukur, aku bisa merasakan Tahun Baru lagi di Denpasar,, beberapa teman ada yang gak pulang malahan.. aku masih bisa walau dengan cara perjalanan yang maraton, setidaknya senyuman orang tua sudah menantiku,,hihi..
tak terasa, perjalananku di Bima akan menginjak tahun pertama, tepat 4 Januari 2013 nanti setahun sudah di Kota Mbojo ini.. waah... entah terasa atau tidak, tapi supeer sekali rasanya bisa sejauh ini,, banyak sekali kisah di Bima, terutama "perjuangan" untuk sekedar liburan atau hadir di Bali, kalo dihitung2 bisa lebih dari 15 kali sepertinya aku pulang,, terlihat manja x ya? tapii ya itulah,, itulah hidupku,, walau terkadang dipandang sebelah mata tapi toh aku bahagia dan riang gembira,,haha...
kemudiaan.....apalagi yaa... ya begitulah,, semangaat2,, perjalanan kali ini akan lebih berat dibanding sebelumnya, pun nanti di Bima pada tahun yang baru aku yakin akan semakin berat dalam memotivasi diri sndiri... tapi semua bisa dilewati, klo kaya status temen yang sering dipake sih "ALL IS WELL" :)
Senin, 17 Desember 2012
Filosofi Hidup dan 3 Kuasa Tuhan.
Cakranegara, Minggu, 16 Desember 2012..
Obrolan di sebuah keluarga yang baru kukenal yang menyambutku dengan hangat dan ramah...
salah satu inti dari obrolan adalah saat mereka menanyakan alasan aku pulang ke Bali yang hanya sehari itu dan knapa aku sering banget pulang ke Bali,, dan jawaban atas segala pertanyaan ini sudah pernah kujawab saat teman2ku juga bertanya saat di Surabaya knapa aku sering pulang,, aku cukup berkomentar "iya, saya pulang selagi saya bisa pulang, buat apa saya harus mengurung diri di kamar dan bergalau ria klo saya bisa pulang, uang adalah hal kesekian buat saya (bukan bermaksud sombong) tapi kita gak akan tau apa yang terjadi dalam kehidupan ini, bisa aja besok saya atau orang yang saya sayang udah gak ada, jadi selagi bisa saya pasti pulang tuk menemui keluarga dan (calon) keluarga"
tak disangka, tak diduga aku langsung diacungi jempol oleh kedua kakak beradik itu,, kakaknya yang kedua lalu mengatakan, begitulah filosofi hidup yang sebenarnya, kebahagiaan bersama keluarga adalah yang utama, karena toh secapek dan sejauh apapun kita bekerja, toh itu untuk keluarga juga,, jika sudah mengetahui itu niscaya hidupmu menjadi lebih ringan..
:) :) :)
kemudian lanjut si kakak pertama atau Ibu yang bercerita, dia (terlihat) menasihatiku yang (memang tampak seperti butuh nasihat) dia mengatakan di dunia ini ada 3 kuasa Tuhan yang tak bisa kita hindari, yaitu "Jodoh, Rejeki dan Kematian" serrr..... aku udah pernah mendengarkan ini, tapi sekarang beda kondisi, karena aku merasa sedang menghadapi sedikit masalah :( dia menceritakan atas dasar kenyataan hidupnya..
ttg Jodoh dia berkata, dlu Ibu pnya pacar dari SD, SMP, SMA, tapi kemudian menikah dengan perjodohan dari orang tua, pria yang baru dikenal 1 minggu justru yang menikahinya,, tapi dia percaya akan keputusannya berdasarkan bakti kepada orang tua, dan benar, dia bahagia hingga dikarunia 4 orang anak dan hidup rukun selalu...
ttg Rejeki dia berkata, Ibu dlu gak pnya apa2 di keluarga, bahkan waktu kecil pun sempat sampai buka warung sederhana dpan rumah untuk jual kue2 kecil dan lumayan membantu ekonomi, ibu cuma tamatan SMA, menikahpun dengan seorang pegawai biasa, tapi setelah itu mulailah rejeki berdatangan hingga akhirnya ibu bisa bantu keluarga, bisa bantu namatin kuliah adik2, bisa hidup berkecukupan dan semua2nya,, yang penting tetap selalu bersyukur sama Tuhan, pasti Tuhan memberi jalan..
ttg Kematian dia berkata, tidak ada siapapun yang bisa meramalkan kapan kematian itu datang, suami ibu sudah meninggal saat (sebaiknya tidak kuceritakan) ,, semua tak terduga dan terasa tidak nyata, tapi Ibu selalu berfikir ikhhlas dan rela, klo gak gitu mngkin ibu udah stres, Ibu msih inget ada anak dan keluarga yang selalu mendampingi..sekarang pun ibu udah cukup senang dan tenang mendampingi anak2 selalu..
dan begitulaahhh obrolannya, sungguh aku merasa dibukakan mata, hati dan telinga, aku yang (merasa) memiliki masalah begitu besar merasa tertampar,, bahwa setiap permasalahan kita tetap harus ikhlas dan jngan pernah menyangsikan rencana dan kuasa Tuhan, yang terbaik menurut kita belum tentu terbaik bagi-Nya.. satu lagi, sayangilah keluargamu selalu,, klo kata Steve Jobs sih anggaplah setiap hari adalah hari terakhir buatmu agar kamu bisa berbuat yang lebih bermanfaat!! Cheeerrss!!
NB: walaupun sudah menulis seperti ini dan mencoba ikhlas atas masalah yang kini kuhdapi, tetap aja aku merasa sangaaattt berat,, betul2 berat,, huaaa.... aku belum dewasa dan Tuhan sepertinya ingin "membentukku".. terimakasih ya :)
Obrolan di sebuah keluarga yang baru kukenal yang menyambutku dengan hangat dan ramah...
salah satu inti dari obrolan adalah saat mereka menanyakan alasan aku pulang ke Bali yang hanya sehari itu dan knapa aku sering banget pulang ke Bali,, dan jawaban atas segala pertanyaan ini sudah pernah kujawab saat teman2ku juga bertanya saat di Surabaya knapa aku sering pulang,, aku cukup berkomentar "iya, saya pulang selagi saya bisa pulang, buat apa saya harus mengurung diri di kamar dan bergalau ria klo saya bisa pulang, uang adalah hal kesekian buat saya (bukan bermaksud sombong) tapi kita gak akan tau apa yang terjadi dalam kehidupan ini, bisa aja besok saya atau orang yang saya sayang udah gak ada, jadi selagi bisa saya pasti pulang tuk menemui keluarga dan (calon) keluarga"
tak disangka, tak diduga aku langsung diacungi jempol oleh kedua kakak beradik itu,, kakaknya yang kedua lalu mengatakan, begitulah filosofi hidup yang sebenarnya, kebahagiaan bersama keluarga adalah yang utama, karena toh secapek dan sejauh apapun kita bekerja, toh itu untuk keluarga juga,, jika sudah mengetahui itu niscaya hidupmu menjadi lebih ringan..
:) :) :)
kemudian lanjut si kakak pertama atau Ibu yang bercerita, dia (terlihat) menasihatiku yang (memang tampak seperti butuh nasihat) dia mengatakan di dunia ini ada 3 kuasa Tuhan yang tak bisa kita hindari, yaitu "Jodoh, Rejeki dan Kematian" serrr..... aku udah pernah mendengarkan ini, tapi sekarang beda kondisi, karena aku merasa sedang menghadapi sedikit masalah :( dia menceritakan atas dasar kenyataan hidupnya..
ttg Jodoh dia berkata, dlu Ibu pnya pacar dari SD, SMP, SMA, tapi kemudian menikah dengan perjodohan dari orang tua, pria yang baru dikenal 1 minggu justru yang menikahinya,, tapi dia percaya akan keputusannya berdasarkan bakti kepada orang tua, dan benar, dia bahagia hingga dikarunia 4 orang anak dan hidup rukun selalu...
ttg Rejeki dia berkata, Ibu dlu gak pnya apa2 di keluarga, bahkan waktu kecil pun sempat sampai buka warung sederhana dpan rumah untuk jual kue2 kecil dan lumayan membantu ekonomi, ibu cuma tamatan SMA, menikahpun dengan seorang pegawai biasa, tapi setelah itu mulailah rejeki berdatangan hingga akhirnya ibu bisa bantu keluarga, bisa bantu namatin kuliah adik2, bisa hidup berkecukupan dan semua2nya,, yang penting tetap selalu bersyukur sama Tuhan, pasti Tuhan memberi jalan..
ttg Kematian dia berkata, tidak ada siapapun yang bisa meramalkan kapan kematian itu datang, suami ibu sudah meninggal saat (sebaiknya tidak kuceritakan) ,, semua tak terduga dan terasa tidak nyata, tapi Ibu selalu berfikir ikhhlas dan rela, klo gak gitu mngkin ibu udah stres, Ibu msih inget ada anak dan keluarga yang selalu mendampingi..sekarang pun ibu udah cukup senang dan tenang mendampingi anak2 selalu..
dan begitulaahhh obrolannya, sungguh aku merasa dibukakan mata, hati dan telinga, aku yang (merasa) memiliki masalah begitu besar merasa tertampar,, bahwa setiap permasalahan kita tetap harus ikhlas dan jngan pernah menyangsikan rencana dan kuasa Tuhan, yang terbaik menurut kita belum tentu terbaik bagi-Nya.. satu lagi, sayangilah keluargamu selalu,, klo kata Steve Jobs sih anggaplah setiap hari adalah hari terakhir buatmu agar kamu bisa berbuat yang lebih bermanfaat!! Cheeerrss!!
NB: walaupun sudah menulis seperti ini dan mencoba ikhlas atas masalah yang kini kuhdapi, tetap aja aku merasa sangaaattt berat,, betul2 berat,, huaaa.... aku belum dewasa dan Tuhan sepertinya ingin "membentukku".. terimakasih ya :)
Langganan:
Postingan (Atom)