Total Tayangan Halaman

Minggu, 27 Januari 2013

UJIAN OH UJIAN... -130711

kata Ujian tampaknya benar2 menjadi momok untuk training kali inii.. memang wajar sih disaat adanya peraturan (atau isu?) yang menyatakan adanya sistem eliminasi 5 persen per tahapan (5persen artinya satu orang per regional,,dan ada 2 tahapan.

klo mau jujur sebenarnya aku menyukai sistem ini,,mau gak mau kita harus terpacu untuk bersaing secara sehat dan bisa memberikan yang terbaik untuk perusahaan.kurang lebih "kompetisi" seperti inilah yang aku butuhkan untuk memotivasi niat belajar,,tapi toh klopun aku yang tersingkir aku tidak akan pernah mempermasalahkan,,karena benar kata salah seorang pengajar "klo kalian ada yang gugur bukan berarti kalian bodoh,,tapi tempat ini yang gak cocok dengan kalian dan masih sangat banyak tempat lain yang mungkin lebih baik untuk kalian".

balik ke situasi saat ini,, 4 ujian awal sudah kulewati dan 2 sudah diumumkan hasilnya secara personal. syukurnya aku mendapatkan hasil yang baik untuk ke2 ujian awal, tapi aku rasa ini hanyalah faktor "kewajaran" semata karena materi awal adalah mengenai "produk dan dan jasa serta test KYC dan pemahaman alat bayar" sehingga ke2 materi ini kurang lebihnya seperti makanan sehari2 dalam proses kerjaku terdahulu..

untuk 2 ujian kemarin akhirnya aku memang benr2 harus belajar,,meteri sudah terasa asing walaupun memiliki skill perbankan..didukung dengan situasi teman2 yang studentholic maka mau tak mau harus terbawa situasilah..cara belajarku masih sepert dulu,,lebih enak dilakukan di pagi hari dengan sistem kebut sepagi,,tampaknya ini harus dievaluasi dengan banyaknya materi yang diberikan,,,

tapi apapun itu,walaupun beda situasi (training) beda karakter (orang2 terpilih dri 2 regional) dan dengan kompetensi yang seimbang (seharusnya) aku menemukan persamaan dengan situasi saat kuliah ataupun SMA dan SMP yaitu kurang PERCAYA DIRInya beberapa teman2...sehebat apapun mereka belajar,,segila2nya mereka belajar,,seserius2nya mereka berusaha TETAP saja membutuhkan faktor X..yah apapun faktor X itu pastilah sudah dipahami bersama...

cukup kaget juga sih dengan kondisi ini,,tapi itu balik ke personal masing2,,mudah2an aku tetap bisa konsisten dengan sikap dan harapan awal,,tidak terpengaruh dengan dominasi yang ada dan intinya harus selalu IKHLAS dan berusaha,,hmmmmm......... percaya tidak percaya,,TUHAN menjawabnya.......

Minggu Keempat.. -110711

rasa tak terasa akhirnya keberadaanku disini sudah menginjak minggu ke4..sudah banyak hal yang dilewatkan disini,,syukurnya hingga saat ini tidak ada penghalang atau rintangan yang menghadang.. semoga kedepannya juga semakin lancar untuk semua hal dan tentunya aku mampu menunjukkan bahwa jalanku ini gak salah atau setidaknya lebih baik dari sebelumnya..

mengutip salah satu kata2 temenku di kelas: "hari ini harus menjadi hari yang terbaik dan esok harus lebih baik dari hari ini" mari semangat di tiap harinya demi kehidupan dan masa depan yang lebih baik,,dan aku sangat bersyukur akan semua hal yang terjadi pada hidupku,,suka maupun duka,, tx GOD...

NO MORE EXCUSE, JUST FIGHT! -240611


awalnya sih mau bikin judul "no more reason, just fight" tapi kykna lebih keren judul saat ini,,haha...
ini hanyalah sebuah komitmen ketika Tuhan "memberikan" hampir semua yang kuminta,, walaupun agak berlebihan kedengarannya, tapi aku sangat bersyukur akan hal itu...

berawal dari hunian Kost yang menurutku tak layak huni yang begitu sempit dan nyamuk yang begitu ganas mengincar, sehingga cocok dijadikan "kambing hitam" melemahkan motivasi untuk belajar.. tapi aku rasa ini bukan mengada2,,kenyamanan adalah hal yang sangat diperlukan untuk berkonsentrasi., sehingga pada hari kedua di Surabaya atau hari pertama training kami (11 orang dri Bali) memutuskan untuk searching tempat kost kemabli seputaran Graha Pangeran... namun hasilnya nihil dan masih tetap dengan ikhlas membiarkan badamku digerayangi nyamuk,,di hari berikutnya kami memperoleh informasi berharga tentang tempat kost yang jaraknya hanya beberpa meter dari tempat kost awal...pulang pelatihan kami langsung mensurveynya dan memang benar (menurutku) tempat kost ini lebih nyaman,, disamping ada AC,,ada juga fasilitas laundry gratis bagi penghuninya sehingga beberapa masalah terpecahkan sekaligus,,ahahaha....

tanpa pikir panjang aq langsung setuju (begitu juga teman sekamarku terdahulu), namun demi etika dan moral ,,ada beberapa hal yang harus diselesaikan,,syukurnya semua berakhir baik sehingga hijrahlahlah kami (4 orang) ke tempat kost yang baru.. aq rasa ini bukanlah suatu sikap yang memisahkan diri dari rombongan, tapi lebih kepada rasa kenyamanan, ketertiban dan kesejahteraan masing2 individu yang berbeda,,

lahir dari perjalanan inilah,,rasanya tidak ada lagi yang perlu kukhawatirkan di Surabaya,, tempat kost bagus,, cucian sudah ada yang mengurus,, keluarga dan teman2 sangat mendukung,,keuangan sangat menjamin (hihi..likuiditas tinggi, tapi gak boleh boros) sehinggaaaaaaa...........yang kulakukan hanyaa konsentrasi ke Training ODP Local Carrer ini...tapi apa yang terjadi? H-1 ujian pertama terlewat begitu santai,,aq ketiduran dengan begitu suksesssnya (saking nymanna)hahaha.....

first day @ Graha Pangeran -220611

senin, 20 Juni 2011 menjadi awal yang menentukan langkah kedepanna,, setelah berbagaiu macam test dan konflik batin akhirnya duduk juga sebagai peserta Pelatihan ODP Local Career di Gedung BNI Graha Pangeran Surabaya. pembukaan dilakukan oleh Bapak Disril selaku.....selaku apa ya,,lupa,,tapi beliau berkarakter dan cukup memberi energi positif kepada kami dan saya khususnya.

setelah pembukaan dimulailah sesi pelatihan, dari jadwal yang kudapat untuk sementara ditetapkan dari tanggal 20 Juni hingga 28 Juli 2011, ada berupa in class training maupun on the job training. untuk hari pertama sendiri lebih banyak mengupas mengenai Profil BNI secara keseluruhan, dimulai dari Sejarah, Organisasi,Budaya Kerja hingga sistem remunerasi dan Sanksi Adm BNI.

Disinilah tantangan dimulai,,klo mau jujur, budaya dan prilakulah yang paling berat untuk dihafal (klo ada suruhan menghafal) karena budaya dan prilaku tempat kerja sebelumnya sungguh sangat mengakar dan susah untuk didelete dan salah satu penyebab lain adalah kemiripan kata per kata dri pengertian masing2 budaya BNI dan tempat kerja sebelumnya, tapi apapun itu tetap harus PROFESIONAL, saat ini saya pegawai BNI dan wajib all out untuknya,,

Semangat n DO THE BEST!

fisrt day @ Surabaya -190611

akhiirrrnya,,setelah sekian lama menanti tiba juga di Surabaya..mudah2an tempat ini bisa mengantarkan aku ke jalan hidup yang lebih baik,,halaah.....
makasi buat mamaku yang sangat baik membantu packing dan menyiapkan segala urusan hingga mengantarkan ke bandara,,thanks buat someone yang selalu menyuportku,,hehe...
dengan peswat Garuda tiba di Surabaya sekitar pukul 12 waktu setempat,,untungnya tidak susah untuk menemukan tempt tujuan awal,,dengan jumlah rombongan 11 orang dari denpasar kita termasuk kompak dengan pemikiran yang berbda2..

seriba di tempat kost yang sudah dibooking sebelumnya dri denpasar ternyata tidak sesuai dengan perkiraan awal sehingga dibutuhkan waktu beberapa jam untuk mensurvey kembali lokasi dan ternyata memang susah untuk mencari kost yang menyediakan tempat untuk 11 orang sekaligus,,sehingga maw gak maw kita tetap kost di lokasi awal..yah setidakna paling lama untuk waktu sebulan..

setelah istirahat sebentar,,malamna qta mengukur jalan ke lokasi training,, yah lumayanlah menurutka,,setidakna gak perlu biaya untuk ongkos transport....dan saat ini sudah malam,,dengan sekamar ber2 dan kondisi yg benar2 pang kwale gen marilaah kita tidur sejenak..

besok akan menjadi harii yang baikk!semangat!!

maju terus.. -210111

para anggota dewan yg terhormat kompak menyayangkan pernyataan ketua badan kesbanglinmas,nyoman silanawa yang menyatakan siap menjadi sekwan jika tidak diajak korupsi..bahkan ketua komisi 1 merekomendasikannya menjadi staf ahli, saya merasa pernyataan bpk silanawa sah2 saja ditengah persepsi buruk masyarakat terhadap lembaga yg qta hormati ini.di tahun 2009 dpr menjadi lembaga yang dipersepsikan paling korup oleh survey yg diselenggarakan transparency international. Ironis rasana ketika seorang yg tdk ingin bermain2 dengan korupsi bahkan berani mempertaruhkan jabatan justru disudutkan dan ingin 'disingkirkan'.

good luck!! - 170111

elang Mutasi Gelombang II


DENPASAR, NusaBali
Senin 17 Januari 2011

Menjelang mutasi gelombang kedua yang rencananya juga bakal menggusur posisi pejabat Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Bali membuat power game di lingkaran pejabat Eselon II. Bahkan pejabat yang sudah disebut-sebut bakal masuk sebagai ‘pelayan’ dewan itu tengah memperkuat dukungan.

Informasi yang dihimpun NusaBali, Minggu (16/1) di lingkaran pimpinan dewan, empat kandidat pejabat Sekwan DPRD Bali sudah dielus. Jabatan yang disebut semipolitik ini sudah memilih dan mencari background dan data empat nama tersebut. Sumber kuat NusaBali di DPRD Bali menyebut nama kandidat yang berpeluang yakni Nyoman Silanawa (Kepala Kesbanglimaspol), dan Cokorda Istri Agung Kusumawardani alias Cok Tia (Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan). Selain dua senior itu, ada dua pejabat promosi yang disebut- sebut sudah dicopot untuk diboyong ke DPRD Bali yakni Wayan Suarjana yang sekarang ini menjabat sebagai Kepala UPT di Klungkung. Satu lagi pejabat internal yang Kabag Persidangan Suharya Wiyasa. Hanya saja keduanya pejabat promosi ini harus pernah menjabat di biro terlebih dulu. “Kalau Cok Tia dan Silanawa sudah pernah menjabat setingkat dinas. Yang lagi dua terakhir ini belum pernah di biro. Namun apapun bisa terjadi, orang jabatan semi politik,” tegas sumber yang wanti- wanti namanya di korankan.

Yang menarik, masing-masing dari empat nama ini sudah dilingkari para pimpinan dewan. Diam-diam pimpinan dewan juga punya jago untuk memainkan para kandidat. “Sebab ini terkait dengan bargaining dewan (legislatif) dengan eksekutif (gubernur),” tambah sumber tadi.

Karo Humas dan Protokol Pemprov Bali Putu Suardhika yang dikonfirmasi Minggu kemarin mengatakan memang jabatan eselon II, Februari mendatang akan ada yang kosong, termasuk sekarang ada yang masih plt. Misalnya posisi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) yang akan ditinggalkan Nyoman Suarca yang memasuki pensiun. Demikian juga jabatan Kepala Biro Aset yang juga kosong. “Tahun ini ada enam jabatan itu, saya lupa lengkapnya. Tetapi soal Sekwan saya tidak tahu siapa saja. Kalau mutasi dan sudah ditetapkan biasanya kami menerima informasi itu, sampai sekarang belum ada,” ujar Suardhika.

Sebelumnya, Silanawa dan Cok Tia sendiri yang dikonfirmasi sama-sama mengelak seraya menyebutkan belum tahu soal tugas baru tersebut. Cok Tia mengatakan dirinya belum dapat kabar soal akan diberikan jatah di posisi Sekwan. “Saya belum terima kabar,” ujar Cok Tia.

Sementara Silanawa sendiri mengatakan kabar dirinya menjabat Sekwan sangat jauh dari bayangan dirinya. Padahal pimpinan dewan kepada NusaBali pernah nyeletuk bahwa Silanawa sudah ditawarkan untuk menggantikan posisi Ida Bagus Kumara Adi Adnyana yang rencananya akan maju di Asisten. “Jauh, saya tidak pernah membayangkan. Nggak mungkin kayaknya,” ujar Silanawa.