sekalii lagii,,, hari ini aku tidak melakukan perbuatan yang berguna sedikitpun bagi institusi ini,,hlaah,,,, kerjaan paling banyak hari ini hanya melihat jam yang berputar..
sepertinya bukan aku sendiri yang seperti ini,, dalam satu unit ini sepertinya semua kurang bergairah,, entah kenapa,, perkiraan sih karena forsir energi pada akhir bulan yang benar2 menguras tenaga dan pikiran.. jadi butuh recovery time untuk beraktifitas as usual...
yah tampaknya ritme ini bakal terulang lagi esok hari,, gak tau klo lusa,,alna pengawasku yang cuti udah masuk lagi,,hehe..
Total Tayangan Halaman
Senin, 02 Juli 2012
Rabu, 29 Februari 2012
SMS Laporan untuk Mama
"Laporan dulu mah,, ne ucik udah lese nyetrika lg,,jd udh g pelu laundry,,udh pake molto jg,,wangi jdna,,cm nyetrika seagamna aj yg msh rada2 lecek,,hehe.."
itulah sepenggal sms untuk mamaku yang kukirim semalam (28/02/2012) sekitar pukul set 10 malam.. yak,,memang untuk urusan cuci dan setrika adalah sebuah hal yang tak pernah kusentuh saat berada dirumah,, taunya terima jadi dan tinggal dipakai.. ketika kost di Surabaya pada awal pelatihan pun hal cuci mencuci ini tidak menjadi sebuah hal yang membebani karena kebetulan mendapatkan fasilitas cuci setrika di kost tersebut..
ketika penempatan di Bima (sebuah kota kecil menurut mamaku yang bahkan menyangsikan ada laundry di kota ini,,hehe..) mamaku sempat berujar sebaiknya aku memiliki 10 buah kemeja,, jadi ketika seminggu terpakai semua maka dikirim ke Bali untuk dia cuci,,hehe..ada2 sajaah,,, namun kekhawatiran yang ekstrim itu tidak terbukti dan untuk beberpa minggu awal aku memanfaatkan jasa laundry disini,,namuunn.....pelayanannya menurutku tak memuaskan, dengan harga yang cukup mahal, baju terkadang masih tercium bau apek..
akhirnya kuputuskan untuk mencuci sendiriii,,dan ternyata tidak ada kesulitan yang mendasar,,halaaah,, dan kesulitan baru terasa saat menyetrika,, semakiiin disetrika semakin lecek rasanya,, terutama untuk seragam kantor,,tapi berriring berjalanna waktu pasti akan semakin sempurna hasilnya,, kalau diistilahkan pekerjaan mungkin sekarang masih jaman2nya OJT nyuci dan nyetrika,,hehe...
dan esoknya sms balasan diterima dari mamaku:
"Meh ucik udah semakin rajin ya, men sprainya udah pernah dicuci ? Kl sprai n selimutnya bawa aj kelaundry"
haha..memang mama yang baik,,yang menganggap anaknya masih kecil terus (seperti kata bpakku),, makasii mamaa..
Selasa, 28 Februari 2012
Konspirasi Junaidi Hisyom Tournament demi ABG..
sebuah kebiasaan baru muncul diantara kami (pegawai bagian kredit) pada malam yang telah disepakati dengan semangat 45 akan mengikuti Junadi Hisyom Tournament yang merupakan sebuah #kode untuk sebuah game PS yang bernama Winning Eleven.. entah bagaimana asal mula #kode tersebut tapi yang pasti inilah kebiasaan kami sekarang dan jujur sangat menghibur buat saya karena bisa membunuh waktu untuk menggalau mengingat kampung halaman dan tentunya si dia,,hehe...
seperti biasa, sebelum berkumpul di kost mas awan (base camp tempat terselenggaranya tournament) kami sudah saling psy war di kantor sesumbar untuk saling mengalahkan lawan dan ada (umumnya) seorang yang mendominasi (dominasi menang dan faktanya memang seperti itu) maka dialah yang paling banyak "ngebacot" dan secara otomatis dijadikan public enemy,hehe.. dialah namanya Giffar.. memang kehandalannya bermain WE untuk level kantor kami khususnya diatas rata-rata.. jadilah akhirnya kami berkumpul malam itu sekitar pukul 08.00 malam.
setelah beberes beberapa saat saya bergabung dengan mereka dan pada kesempatan pertama langsung mendapatkan giliran bermain melawan Giffar... sebuah pertarungan sengit yang menguras emosi dan pikiran (hallah....) skor kami imbang (2-2) sempat tertinggal 2 kali dan 2 kalipun syukurnya aku bisa mengejar ketertinggalan.. pertandingan demi pertandingan kami lakoni dengan teriakan dan lelucon yang kadang mengarah pada saling ejek mengejek namun tetap dalam batas2 kewajaran..
hingga sampailah pukul set 1 pagi,, menyisakan sebuah pertandingan pamungkas dengan posisi pemegang peringkat pertama tournament sementara adalah Giffar dengan skor 11 dan posisi kedua adalah aku sendiri dengan nilai 8, selisih gol kami sendiri adalah 1 dan aku masih menyisakan sebuah pertandingan terakhir melawan mas awan yang ada di posisi 3..
pertandingan dimulai,, dan menit2 awal aku sudah kebobolan, tak elak si Giffar mulai tertawa kegirangan dan mengoceh kehebatannya,, namun untungnya pada istirahat babak pertama aku sudah berhasil menyamakan kedudukan.. Giffar terus menyemangati mas awan dan minimal aku harus menang selisih 2 gol untuk berhasil menjadi juara tournament.. pertandingan dimulai, dan aku berhasil unggul 2-1,, kemudian 3-1 dan disini keadaan berubah 180 derajat,, giffar sedikit terdiam dan teman2 yang lain mulai balik menyerangnya dan saat aku kembali memasuukan gol baru aku tersadar,,,mas awan tampaknya "rela" memberikan pertandingan ini buat kemenangan telakku demi membuat Giffar terpojok dan kehilangan kata2 sombonknya,,hahaha.....jadilah aku yang memuncaki tournament ini (walaupun point sama dengan Giffar)..
walaupun sedikit kotor tapi tak apalah, toh konspirasi ini bisa menyenangkan 5 orang yang mengikuti tournament dan hanya menyengsarakan seorang saja,, yaitu siapa lagi klo bukan Giffar,, hingga muncullah anekdot diantara kami dalam Junaidi Hisyom Tournament ini, yaitu ABG (Asal Bukan Giffar), haha...
seperti biasa, sebelum berkumpul di kost mas awan (base camp tempat terselenggaranya tournament) kami sudah saling psy war di kantor sesumbar untuk saling mengalahkan lawan dan ada (umumnya) seorang yang mendominasi (dominasi menang dan faktanya memang seperti itu) maka dialah yang paling banyak "ngebacot" dan secara otomatis dijadikan public enemy,hehe.. dialah namanya Giffar.. memang kehandalannya bermain WE untuk level kantor kami khususnya diatas rata-rata.. jadilah akhirnya kami berkumpul malam itu sekitar pukul 08.00 malam.
setelah beberes beberapa saat saya bergabung dengan mereka dan pada kesempatan pertama langsung mendapatkan giliran bermain melawan Giffar... sebuah pertarungan sengit yang menguras emosi dan pikiran (hallah....) skor kami imbang (2-2) sempat tertinggal 2 kali dan 2 kalipun syukurnya aku bisa mengejar ketertinggalan.. pertandingan demi pertandingan kami lakoni dengan teriakan dan lelucon yang kadang mengarah pada saling ejek mengejek namun tetap dalam batas2 kewajaran..
hingga sampailah pukul set 1 pagi,, menyisakan sebuah pertandingan pamungkas dengan posisi pemegang peringkat pertama tournament sementara adalah Giffar dengan skor 11 dan posisi kedua adalah aku sendiri dengan nilai 8, selisih gol kami sendiri adalah 1 dan aku masih menyisakan sebuah pertandingan terakhir melawan mas awan yang ada di posisi 3..
pertandingan dimulai,, dan menit2 awal aku sudah kebobolan, tak elak si Giffar mulai tertawa kegirangan dan mengoceh kehebatannya,, namun untungnya pada istirahat babak pertama aku sudah berhasil menyamakan kedudukan.. Giffar terus menyemangati mas awan dan minimal aku harus menang selisih 2 gol untuk berhasil menjadi juara tournament.. pertandingan dimulai, dan aku berhasil unggul 2-1,, kemudian 3-1 dan disini keadaan berubah 180 derajat,, giffar sedikit terdiam dan teman2 yang lain mulai balik menyerangnya dan saat aku kembali memasuukan gol baru aku tersadar,,,mas awan tampaknya "rela" memberikan pertandingan ini buat kemenangan telakku demi membuat Giffar terpojok dan kehilangan kata2 sombonknya,,hahaha.....jadilah aku yang memuncaki tournament ini (walaupun point sama dengan Giffar)..
walaupun sedikit kotor tapi tak apalah, toh konspirasi ini bisa menyenangkan 5 orang yang mengikuti tournament dan hanya menyengsarakan seorang saja,, yaitu siapa lagi klo bukan Giffar,, hingga muncullah anekdot diantara kami dalam Junaidi Hisyom Tournament ini, yaitu ABG (Asal Bukan Giffar), haha...
Kamis, 23 Februari 2012
Lhooo.... Kok Pindah?!
pertanyaan ini adalah sebuah pertanyaan yang biasa kudengar saat mereka mengetahui asal atau ex kantor tempatku bekerja.. ini berarti apa? bisa diartikan bahwa tempat kerjaku sebelumnya lebih bagus,,lebih baik dan lebih bonafid dibandingkan dengan tempat saat ini kubernaung..
ya benar,,secara institusi mungkin tidak ada yang meragukan performance tempat bekerjaku dulu,, sebuah Bank dengan aset terbesar di Indonesia yang menjadi juara Service Layanan sebanyak 4 kali berturut2 dengan visi misi yang tidak lagi menyasar kelas Nasional namun sudah menyasar Kelas Asia.. dengan predikat ini tentu saja bekerja disini merupakan sebuah impian dan harapan,,halaah...sama seperti ketika pertama kali saya menaruh amplop lamaran..
ini pula menjadi sebuah pembenar ketika orang tua tak setuju saat aku mengutarakan niat untuk resign dari tempat kerja.. bagi mereka (pada awalnya) sebuah merk kelas 1 adalah yang terbaik,, bahasa kasarnya, "kmu udah di tempat yang terbaik knapa mesti pindah ke tempat yang baik" tapi aku tetap bertekad untuk keluar,,bahkan aku sudah membuat surat resign sebelum diterima di tempat yang sekarang ini..
Kenapa? nah...ini yang akan aku uraikan,, sebenarnya banyak hal yang menyebabkan aku memutuskan keluar dari institusi ini,,namun yang paling prinsip adalah perasaan untuk mampu bersaing dengan seorang lulusan ODP (Officer Development Program),, ketika di kantor sebelumnya aku menjadi seorang frontliner dalam hal ini CSR (Customer Service Representative) nah,,ini merupakan jenjang awal karir, sedangkan ODP itu seperti hal yang instant langsung menjadi seorang asisten manager.. dulu ketika memasukkan lamaran aku hanya berfikir kerja di bank itu start setiap orang akan sama, namun nyatanya berbeda,, dan jika aku saat ini ingin melamar sebagai ODP di kantor saat itu diharuskan keluar dan jika ingin merintis dari bawah syaratnya sudah mengabdi paling cepat 3 tahun......
melihat kondisi demikian dengan loading kerja yang begitu menyita waktu sepertinya akan lebih menarik jika aku "berpindah" saja., bukan bank lagi pun tak masalah,, namun sebuah "kebetulan" terjadi,, waktu itu aku sedang tugas untuk prospek nasabah ke luar kantor, di tengah macetnya jalanan Kuta, aku membuka twitter (social media yang hampir tidak pernah kumanfaatkan) dan disana ada postingan menarik yang memberithukan adanya lowongan kerja ODP di Bank yang sekarang kunaungi ini.. dan surat lamaran dikirim, dan tahapan demi tahapan test kulalui dan akhirnya diterima!!
hingga akhirnya sampailah kepada yang saat berbahagia ini aku "berkelana" di kota Bima, NTB di sebuah Bank dengan logo 46..dan akan mengabdikan segenap jiwa dan raga demi kemajuan bank ini (mulai alay) jadi bukan Institusi terbesar saja yang kubutuhkan, tapi tempat yang mampu mengexplore kemampuanku dan tentunya yang lebih menjanjikan untuk "bersaing".
sekian dan terimakasih..
ya benar,,secara institusi mungkin tidak ada yang meragukan performance tempat bekerjaku dulu,, sebuah Bank dengan aset terbesar di Indonesia yang menjadi juara Service Layanan sebanyak 4 kali berturut2 dengan visi misi yang tidak lagi menyasar kelas Nasional namun sudah menyasar Kelas Asia.. dengan predikat ini tentu saja bekerja disini merupakan sebuah impian dan harapan,,halaah...sama seperti ketika pertama kali saya menaruh amplop lamaran..
ini pula menjadi sebuah pembenar ketika orang tua tak setuju saat aku mengutarakan niat untuk resign dari tempat kerja.. bagi mereka (pada awalnya) sebuah merk kelas 1 adalah yang terbaik,, bahasa kasarnya, "kmu udah di tempat yang terbaik knapa mesti pindah ke tempat yang baik" tapi aku tetap bertekad untuk keluar,,bahkan aku sudah membuat surat resign sebelum diterima di tempat yang sekarang ini..
Kenapa? nah...ini yang akan aku uraikan,, sebenarnya banyak hal yang menyebabkan aku memutuskan keluar dari institusi ini,,namun yang paling prinsip adalah perasaan untuk mampu bersaing dengan seorang lulusan ODP (Officer Development Program),, ketika di kantor sebelumnya aku menjadi seorang frontliner dalam hal ini CSR (Customer Service Representative) nah,,ini merupakan jenjang awal karir, sedangkan ODP itu seperti hal yang instant langsung menjadi seorang asisten manager.. dulu ketika memasukkan lamaran aku hanya berfikir kerja di bank itu start setiap orang akan sama, namun nyatanya berbeda,, dan jika aku saat ini ingin melamar sebagai ODP di kantor saat itu diharuskan keluar dan jika ingin merintis dari bawah syaratnya sudah mengabdi paling cepat 3 tahun......
melihat kondisi demikian dengan loading kerja yang begitu menyita waktu sepertinya akan lebih menarik jika aku "berpindah" saja., bukan bank lagi pun tak masalah,, namun sebuah "kebetulan" terjadi,, waktu itu aku sedang tugas untuk prospek nasabah ke luar kantor, di tengah macetnya jalanan Kuta, aku membuka twitter (social media yang hampir tidak pernah kumanfaatkan) dan disana ada postingan menarik yang memberithukan adanya lowongan kerja ODP di Bank yang sekarang kunaungi ini.. dan surat lamaran dikirim, dan tahapan demi tahapan test kulalui dan akhirnya diterima!!
hingga akhirnya sampailah kepada yang saat berbahagia ini aku "berkelana" di kota Bima, NTB di sebuah Bank dengan logo 46..dan akan mengabdikan segenap jiwa dan raga demi kemajuan bank ini (mulai alay) jadi bukan Institusi terbesar saja yang kubutuhkan, tapi tempat yang mampu mengexplore kemampuanku dan tentunya yang lebih menjanjikan untuk "bersaing".
sekian dan terimakasih..
Jumat, 27 Januari 2012
BIMA, 26/01/2012
ada yang tak biasa waktu makan siang kmarin,, sekitar pukul 12.30 seperti biasa panggilan perut sudah tak terelakkan, dan seperti biasa jg, aku memilih makan di kompleks pasar dekat kantor, ada pemandangan yang berbeda, 2 buah supermarket besar (Lancar Jaya dan Hokky Mart) tutup dan ada petugas satpol PP yang berkeliaran disana, waktu itu aku masih belum berfikiran apa yang sedang terjadi...
tak lama sekitar pukul 14.30 barulah kejadian tadi terkuak jelas,,melalui perantara Metro TV terdengarlah kabar "Kantor Bupati BIMA dibakar massa" tak tunggu lama aku searching google dengan keyword "kantor bupati bima dibakar" maka muncullah informasi demi informasi yang berkaitan..
sempat heboh juga pegawai disini,, toko-toko kecil yang tadi masih buka saat aku makan siang sudah tutup,, kantor ikut tutup, jalanan sepi., dan tersiar kabar bahwa ribuan massa yang terkonsentrasi di Kantor Bupati tadi akan menuju Pendopo Bupati Bima yang letaknya tepat di belakang kantorku..namun untungnya ini tak terjadi.. tak terbayang rasanya jika ribuan massa ini datang dan masuk ke pusat kota serta bertemu dengan (kabarnya ada) massa pro bupati..baiklah ini sebaiknya tidak perlu dibayangkan, toh tidak terjadi..
kantor mulai memperketat pengamanan,, setidaknya ada 2 anggota TNI yang turut menjaga kantor.

namun sore keadaan sudah mulai kondusif,, toko2 sudah buka dan jalanan mulai ramai,, sekitar pukul 18.15 aku pulank kantor dan menyempatkan diri untuk "mengunjungi" kantor Bupati Bima yang dibakar, jaraknya hanya 5 menit perjalanan (naik motor dari kantor), rupanya disana sudah banyak masyarakat yang berjubel "menikmati" reruntuhan kantor Bupati,, sedikit share ah foto2nya,,walaupun rada2 gak jelas:
GRAB DARI DP TEMAN

PETUGAS YANG BERJAGA

API YANG MASIH TERLIHAT HIGGA PUKUL 19.00
KANTOR WALIKOTA BIMA TEPAT DISEBELAH KANTOR BUPATI YANG TIDAK TERKENA DAMPAK SAMA SEKALI.
yah itulah sekilas cerita,,mudah2an cukup sampai kemarin saja Bima bergejolak,, toh ini akan merugikan semua pihak..Astungkara...
tak lama sekitar pukul 14.30 barulah kejadian tadi terkuak jelas,,melalui perantara Metro TV terdengarlah kabar "Kantor Bupati BIMA dibakar massa" tak tunggu lama aku searching google dengan keyword "kantor bupati bima dibakar" maka muncullah informasi demi informasi yang berkaitan..
sempat heboh juga pegawai disini,, toko-toko kecil yang tadi masih buka saat aku makan siang sudah tutup,, kantor ikut tutup, jalanan sepi., dan tersiar kabar bahwa ribuan massa yang terkonsentrasi di Kantor Bupati tadi akan menuju Pendopo Bupati Bima yang letaknya tepat di belakang kantorku..namun untungnya ini tak terjadi.. tak terbayang rasanya jika ribuan massa ini datang dan masuk ke pusat kota serta bertemu dengan (kabarnya ada) massa pro bupati..baiklah ini sebaiknya tidak perlu dibayangkan, toh tidak terjadi..
kantor mulai memperketat pengamanan,, setidaknya ada 2 anggota TNI yang turut menjaga kantor.
namun sore keadaan sudah mulai kondusif,, toko2 sudah buka dan jalanan mulai ramai,, sekitar pukul 18.15 aku pulank kantor dan menyempatkan diri untuk "mengunjungi" kantor Bupati Bima yang dibakar, jaraknya hanya 5 menit perjalanan (naik motor dari kantor), rupanya disana sudah banyak masyarakat yang berjubel "menikmati" reruntuhan kantor Bupati,, sedikit share ah foto2nya,,walaupun rada2 gak jelas:
yah itulah sekilas cerita,,mudah2an cukup sampai kemarin saja Bima bergejolak,, toh ini akan merugikan semua pihak..Astungkara...
Sabtu, 21 Januari 2012
Merpatiku cepatlah merapat..............
berawal dari hobi ngecek harga tiket online pesawat Merpati Airlines tujuan Bima-Dps-Bima, aku merasa senang saat mengetahui harga yang ditawarkan agent lebih murah.. tanpa perlu berfikir panjang aku menarik uang di eks almamater untuk pembayaran pesawat saat itu juga.. saat itu 8 hari sebelum keberangkatan saat perjalanan menuju Dompu akan dimulai..
keisengan mengecek tiket blum berhenti juga walaupun tiket sudah ditangan,,dan merasa sedikit terenyuh saat melihat ada jadwal balik di hari senin yang lebih siang (walaupun selisih kurang adri 2 jam) saat itu timbul keinginan untuk bertanya adakah kemungkinan untuk "menukar" jadwal? namun sesaat sebelum menuju agent aku mendapat sms dari "merpati" dengan bunyi kurang lebih "penerbangan ditunda 2 jam (sesuai dengan jadwal di pemesanan online yang terbaru)" YESS!!!
namun ternyata konsekuensi juga berdampak pada pemberangkatan yang mundur juga dari jadwal,,awalnya jam 10.40 menjadi 13.00..hal itupun kuketahui setelah mengkonfirmasi jadwal kepulangan dari DPS,,hmm...apa mau dikata coba.....
dan sekarang,,pukul 13.37,,aku masih berada di Bandara St. Muhammad Salahuddin Bima,,Merpati oh Merpati,,delay ternyata,,iya sih,,di Denpasar cuaca memang tak mendukung untuk pesawat mungil,,tapi tetep :( yah berharap secepatnya dan mendapatkan penerbangan yang save..huaaahhhmmmmmmmmmmmmm........................
Senin, 16 Januari 2012
16012012
waah,,ingin sekali rasanya menulis malam ini, entah tentang apa,, hmm..mungkin cerita di kantor dlu de,, seharusnya sudah banyak yang bisa diceritakan disini,, tapi apa daya,,rasa malas yang ada untuk mengetiik,, padahal selama di Bima ini aku sudah sempat bepergian ke wilayah Sape dan Dompu,,pada saat disana aku sudah berjanji akan menulis perjalanannya dalam hati, namun belum terwujud hingga kini..
untuk Cabang Bima sendiri ada 3 orang PPM (Penyelia Pemasaran) yaitu Pak Indra, Mas Rizki dan Kang Menggala.. sedangkan untuk atasannya PPB (Penyelia Pemasaran dan Bisnis) adalah Ibu Ruspita, namun hingga saat ini Ibu Ruspita sedang cuti melahirkan dan dijadwalkan masuk pertengahan bulan ini.. kami sekarang "dipegang" oleh pak Indra, beliau yang bertanggung jawab akan pelaksanaan training kali ini agar sesuai dengan juklak yang ada..
sedangkan untuk di lapangan sendiri aku banyak dibantu mas Rizki hingga saat ini,, aku sudah sempat OTS ke 2 debitur, menginput ELO, wawancara debitur, foto jaminan, dll.. dan sekarang juga aku membantu mas Rizki dalam proses kredit nasabah BWU, ya mudah2an kehadiranku cukup membantu meringankan beban mereka dan memberatkan bebanku sendiri,,hehe...
di sini aku gak pernah nnton tipi lagii,,selain saat di kantor yang setiap saat menyajikan M*tro TV, itupun paling menonton sperti iklan aja, koran juga jarang disini,, gak pernah baca,, satu2nya penyambungku dengan dunia luar adalah twitter serta bacaan wajib di kompasiana (eh dua jadinya yaa..) makin kreatif aja ya bangsa ini beserta isinya,, kagum dengan pemberitaan2 saat ini.. ah tapi sekarang hanya bisa menyimak,,mudah2an kedepannya bisa memberi kontribusi,,yang positif tentunya..dann...waktu sudah menunjukkan pukul 11.30pm,,mari kita tidur sajaaaa..sudah 3 hari ini tidur larut..wuaheemm...nite...
untuk Cabang Bima sendiri ada 3 orang PPM (Penyelia Pemasaran) yaitu Pak Indra, Mas Rizki dan Kang Menggala.. sedangkan untuk atasannya PPB (Penyelia Pemasaran dan Bisnis) adalah Ibu Ruspita, namun hingga saat ini Ibu Ruspita sedang cuti melahirkan dan dijadwalkan masuk pertengahan bulan ini.. kami sekarang "dipegang" oleh pak Indra, beliau yang bertanggung jawab akan pelaksanaan training kali ini agar sesuai dengan juklak yang ada..
sedangkan untuk di lapangan sendiri aku banyak dibantu mas Rizki hingga saat ini,, aku sudah sempat OTS ke 2 debitur, menginput ELO, wawancara debitur, foto jaminan, dll.. dan sekarang juga aku membantu mas Rizki dalam proses kredit nasabah BWU, ya mudah2an kehadiranku cukup membantu meringankan beban mereka dan memberatkan bebanku sendiri,,hehe...
di sini aku gak pernah nnton tipi lagii,,selain saat di kantor yang setiap saat menyajikan M*tro TV, itupun paling menonton sperti iklan aja, koran juga jarang disini,, gak pernah baca,, satu2nya penyambungku dengan dunia luar adalah twitter serta bacaan wajib di kompasiana (eh dua jadinya yaa..) makin kreatif aja ya bangsa ini beserta isinya,, kagum dengan pemberitaan2 saat ini.. ah tapi sekarang hanya bisa menyimak,,mudah2an kedepannya bisa memberi kontribusi,,yang positif tentunya..dann...waktu sudah menunjukkan pukul 11.30pm,,mari kita tidur sajaaaa..sudah 3 hari ini tidur larut..wuaheemm...nite...
Langganan:
Postingan (Atom)
