Total Tayangan Halaman

Jumat, 28 Desember 2012

Sampai Jumpa Tahun Depan Bima!!

yuhuu,,, suasana akhir tahun nih di kantor,, sebbenarnya hari senin tgl 31 layanan masih buka, khusunya untuk tarik dan setor biasa, tapi untuk urusan kredit dan lain2 sudah diakhiri hari ini,, haha... syukurlah secara tgl 31 itu hari senin,, dan bagian back office (seperti saya) tidak berkepentingan sehingga bisa liburan dengan (sedikit) tenang dan (sedikit) nyaman..

hari terakhir ini difokuskan untuk penagihan,, yah syukur ya,, masiih bnyak bangeet yang nunggak,,haaaa... sadarkanlah merekaaa... tapi dari pagi ke sore akhirnya berkurang dan akhirnya debitur yang itu-itu aja yang nunggak..

malam ini aku akan KE(M)BALI,, haha... perjalanan kali ini sepertinya akan panjang,, dengan berbagai pertimbangan sepertinya aku akan menempuh jalan darat, dari terminal Dara,Bima, naik bus menuju Mataram dengan melewati Dompu, dan Sumbawa untuk menyebrang menuju Pulau Lombok.. Tiba di Mataram kemungkinan dalam 13 jam perjalanan, ojek akan menanti untuk membawaku menuju Pel. Lembar,, dari sana naik feri menuju Padang Bai selama kurang lebih 4 jam,, dan tibalah di Klungkung,, sampai di Klungkung blum ada rencana apapun sih dari sana,, ya mdah2an ada ojek deh dari sana... perjalanan maraton ini udah 3 kali kykna aku tempuh,,hoho...

sampai di Bali,, apa ya planku??......................dan...tidak (eh, belum) ada plan,,haha... sementara sih nanti tgl 31 ada kondangan nikah mantan tmen kerja di MAndiri dlu,, ya nanti mdah2an bisa datang deh,, selebihnya yaa..hanya menanti dan menunggu..

tapi tetaaap bersyukur, aku bisa merasakan Tahun Baru lagi di Denpasar,, beberapa teman ada yang gak pulang malahan.. aku masih bisa walau dengan cara perjalanan yang maraton, setidaknya senyuman orang tua sudah menantiku,,hihi..

tak terasa, perjalananku di Bima akan menginjak tahun pertama, tepat 4 Januari 2013 nanti setahun sudah di Kota Mbojo ini.. waah... entah terasa atau tidak, tapi supeer sekali rasanya bisa sejauh ini,, banyak sekali kisah di Bima, terutama "perjuangan" untuk sekedar liburan atau hadir di Bali, kalo dihitung2 bisa lebih dari 15 kali sepertinya aku pulang,, terlihat manja x ya? tapii ya itulah,, itulah hidupku,, walau terkadang dipandang sebelah mata tapi toh aku bahagia dan riang gembira,,haha...

kemudiaan.....apalagi yaa... ya begitulah,, semangaat2,, perjalanan kali ini akan lebih berat dibanding sebelumnya, pun nanti di Bima pada tahun yang baru aku yakin akan semakin berat dalam memotivasi diri sndiri... tapi semua bisa dilewati, klo kaya status temen yang sering dipake sih "ALL IS WELL" :)

Senin, 17 Desember 2012

Filosofi Hidup dan 3 Kuasa Tuhan.

Cakranegara, Minggu, 16 Desember 2012..

Obrolan di sebuah keluarga yang baru kukenal yang menyambutku dengan hangat dan ramah...


salah satu inti dari obrolan adalah saat mereka menanyakan alasan aku pulang ke Bali yang hanya sehari itu dan knapa aku sering banget pulang ke Bali,, dan jawaban atas segala pertanyaan ini sudah pernah kujawab saat teman2ku juga bertanya saat di Surabaya knapa aku sering pulang,, aku cukup berkomentar "iya, saya pulang selagi saya bisa pulang, buat apa saya harus mengurung diri di kamar dan bergalau ria klo saya bisa pulang, uang adalah hal kesekian buat saya (bukan bermaksud sombong) tapi kita gak akan tau apa yang terjadi dalam kehidupan ini, bisa aja besok saya atau orang yang saya sayang udah gak ada, jadi selagi bisa saya pasti pulang tuk menemui keluarga dan (calon) keluarga"
tak disangka, tak diduga aku langsung diacungi jempol oleh kedua kakak beradik itu,, kakaknya yang kedua lalu mengatakan, begitulah filosofi hidup yang sebenarnya, kebahagiaan bersama keluarga adalah yang utama, karena toh secapek dan sejauh apapun kita bekerja, toh itu untuk keluarga juga,, jika sudah mengetahui itu niscaya hidupmu menjadi lebih ringan..
:) :) :)

kemudian lanjut si kakak pertama atau Ibu yang bercerita, dia (terlihat) menasihatiku yang (memang tampak seperti butuh nasihat) dia mengatakan di dunia ini ada 3 kuasa Tuhan yang tak bisa kita hindari, yaitu "Jodoh, Rejeki dan Kematian" serrr..... aku udah pernah mendengarkan ini, tapi sekarang beda kondisi, karena aku merasa sedang menghadapi sedikit masalah :( dia menceritakan atas dasar kenyataan hidupnya..

ttg Jodoh dia berkata, dlu Ibu pnya pacar dari SD, SMP, SMA, tapi kemudian menikah dengan perjodohan dari orang tua, pria yang baru dikenal 1 minggu justru yang menikahinya,, tapi dia percaya akan keputusannya berdasarkan bakti kepada orang tua, dan benar, dia bahagia hingga dikarunia 4 orang anak dan hidup rukun selalu...

ttg Rejeki dia berkata, Ibu dlu gak pnya apa2 di keluarga, bahkan waktu kecil pun sempat sampai buka warung sederhana dpan rumah untuk jual kue2 kecil dan lumayan membantu ekonomi, ibu cuma tamatan SMA, menikahpun dengan seorang pegawai biasa, tapi setelah itu mulailah rejeki berdatangan hingga akhirnya ibu bisa bantu keluarga, bisa bantu namatin kuliah adik2, bisa hidup berkecukupan dan semua2nya,, yang penting tetap selalu bersyukur sama Tuhan, pasti Tuhan memberi jalan..

ttg Kematian dia berkata, tidak ada siapapun yang bisa meramalkan kapan kematian itu datang, suami ibu sudah meninggal saat (sebaiknya tidak kuceritakan) ,, semua tak terduga dan terasa tidak nyata, tapi Ibu selalu berfikir ikhhlas dan rela, klo gak gitu mngkin ibu udah stres, Ibu msih inget ada anak dan keluarga yang selalu mendampingi..sekarang pun ibu udah cukup senang dan tenang mendampingi anak2 selalu..

dan begitulaahhh obrolannya, sungguh aku merasa dibukakan mata, hati dan telinga, aku yang (merasa) memiliki masalah begitu besar merasa tertampar,, bahwa setiap permasalahan kita tetap harus ikhlas dan jngan pernah menyangsikan rencana dan kuasa Tuhan, yang terbaik menurut kita belum tentu terbaik bagi-Nya.. satu lagi, sayangilah keluargamu selalu,, klo kata Steve Jobs sih anggaplah setiap hari adalah hari terakhir buatmu agar kamu bisa berbuat yang lebih bermanfaat!! Cheeerrss!!

NB: walaupun sudah menulis seperti ini dan mencoba ikhlas atas masalah yang kini kuhdapi, tetap aja aku merasa sangaaattt berat,, betul2 berat,, huaaa.... aku belum dewasa dan Tuhan sepertinya ingin "membentukku".. terimakasih ya :)

Senin, 10 Desember 2012

Bima, 101212

selamaaat malaaam bima...
pukul 21.12, sudah malam and still at office..
entah apa yang kukerjakan sampai semalam ini..
yang pasti sih tidak memberikan laba sedikitpun ke kantor, malah menjadi beban :))

tadi dapet nasi goreng dari kantor, daann.... entah kenapa nasi goreng, mie goreng, dan sejenisnya di Kota Bima ini gak bsa masuk perut dngan mulus,, rasanya begitu ganjil di lidah,, mual dah jadinya,, jadi kangen nasi goreng di Denpasar...

Hari ini, untuk pertamakalinya aku berkomunikasi dengan mamaku via BB!!
kami, anak2nya yang membelikan, dengan pertimbangan kemudahan komunikasi, terutama dengan kkQ yang pertama..
DP pertama yang diigunakan mamaku adalah fotonya Tata,, DP ke2, masih Tata,, sepertinya mamaku kangen si Tata,, begitu juga diriku,,hehe :)

tetiba (atau tiba2?) papaku mengganti DPnya,, masih sama, foto mereka ber 2 (papa-mamaku) hanya beda gaya...,,, daann..................... ah,, papa, mama, anakmu kangen :)

Jumat, 30 November 2012

Bima, 301112

hari ini cukup tertegun mendengarkan omelan orang tua seorang debitur yang belum melakukan penyetoran.. beliau curhat yang intinya sudah lelah dan capek "menangani" anaknya hingga terlontarlah kalimat yang tidak pantas untuk diucapkan..

kasian rasanya melihat beliau, entah terlepas benar tidak ceritanya, namun ekspresi yang dipancarkan sungguh menyayat hati #eaaaaaaaa.....tapi serius..

aku berfikir bakal kualat dah anak nie,, ya mbook sebagai anak kalo gak bisa membantu orang tua yaa setidaknya jnganlah menambah beban di hari senja mereka..

aahh,, ngomongin orang tua jadi kangen nih... belum banyak rasanya yang bisa kulakukan sekedar untuk membuat mereka bangga,,
semoga aku secepatnya bisa berada di dekat mereka dan membantu setiap saat dibutuhkan :)
astungkaraa..

Selasa, 27 November 2012

Bima, 271112

selamat malam bima...
kembali saat ini merasa kurang bergairah..
mungkin ada yang tau sebabnya?hehe...

untuk bulan ini, kerjaan terasa tidak jelas..
semangat tapi gak semangat..

oh ya, ada sebuah kabar yang sangat luar biasa baik aku terima minggu ini..
memang kabar tersebut belum pasti, tapi sudah menimbulkan asa yang begitu membumbung...
mudah-mudahan kabar yang begitu indah tersebut bisa menjadi akhir yang manis..
hanya doa yang bisa dipanjatkan sekarang :)

di luar semua itu... di balik munculnya kabar itu.. tentu saja yang membanggakan adalah "pengakuan" atas kerja kita selama ini.. bagaimana kerja keras yang selama ini dilakukan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil yang baik.. kerja tulus dan ikhlas, dan biarkan orang lain yang menilai.. mungkin saat ini bukan pimpinan yang memberikan "penilaian" baik, tapi tenanglah, tuhan tidak tidur..

hanya itu yang bisa kutulis,, semoga besok bisa lebih baik dan harus lebih baik.. dan satu lagi, percayailah konsep "the secret",, berfikirlah positif, niscaya pikiran itu menjadi pembuka untuk kenyataan yang indah., astungkara...

Sabtu, 24 November 2012

Menyapa STKIP Bima

Hari ini cukup mengesankan untuk aktivitasku di Kota kecil ini :) ... ya jika dibandingkan dengan aktivitas sehari-hari, untuk Sabtu ini aku diberikan kesempatan oleh kantor untuk mewakili BNI mengisi acara seminar kampus yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima.. STKIP merupakan sekolah tinggi setingkat perguruan tinggi terbesar..

awalnya sih Kang Manggala yang merupakan penyelia kredit membawa surat dari STKIP dan aku yang pingin tau langsung membaca surat itu,, dan ketika surat itu menyebutkan permohonan kepada Kepala Cabang BNI Bima sebagai pemateri, tanpa pikir panjang aku langsung teriak,, "saya aja kang!!" haha... dan syukurnya tanpa banyak tanya langsung aku yang ditunjuk :D

tema dari seminar ini sendiri adalah "Melalui Seminar Kita Wujudkan Generasi Intelektual Muda yang Berwirausaha" dengan pembicara yang dihadirkan dari Dinas Koperindag, HIPMI dan BNI Bima.. karena di mengundang Koperindag, aku akhirnya memutuskan mengangkat tema KUR (Kredit Usaha Rakyat) sebagai topik, kebetulan merupakan bidang pekerjaan sehingga tak perlu banyak persiapan kecuali slide untuk presentasi..

Sabtu pagi, sekitar pukul 07.30 aku berangkat dari kantor menuju kampus didampingi Suhandi,, cukup khawatir telat (di undangan pembukaan pukul 07.30) ternyata sungguh tak menjadi kenyataan.. auditorium (atau lebih cocoknya aula x ya) ternyata baru selesai dipersiapkan.. cukup terkejut juga melihat suasana auditoriumnya,,hehe... tapi kedatangan kami disambut dengan ramah oleh panitia kampus.. sedikit berbincang dengan mereka, sekitar pukul 08.15 acara pun dimulai..

acara diawali dengan pembukaan yang benar2 mengingatkanku tentang masa kepanitiaan dlu.. berurutan, mulai dari ketua panitia, ketua himpunan, ketua bem, dan akhirnya pembantu rektor yang sekaligus membuka acara seminar.. semakin lama peserta yang datang semakin bertambah,, jika dihitung adalah sekitar 100an peserta.. yang membuat kagum adalah datangnya perwakilan dari BEM kampus lainnya di lingkungan Kota Bima, mahasiswa di sini tampak kompak,,hehe...


pembicara pertama berasal dari dinas koperindag,, daannn...sungguh birokratis,, sesuai plek..plek.. dengan makalah yang dibagikan,, hehe... beliau membahas mengenai UMKM, pembicara kedua berasal dari HIPMI, dan cukup interaktif dengan membawa Tab,,hehe... dan terakhir saya sendiri yang gak bisa komentar deh,,hahaha...

awal sebagai pembicara aku meminta 2 orang untuk maju,, yaa... hanya untuk maju,, dan begitu maju mereka ber 2 langsung kuberikan souvenir pulpen,, bahkan mereka kaget hanya diberikan begitu saja yang langsung disambut tepuk tangan mahasiswa lainnya *serasa meriah ya?hehe... presentasiku kurang lebih 25 menit,, dan di sela2 penjelasan KUR kembali aku memberikan pulpen kepada mahasiswa yang bisa menjawab pertanyaan yang sungguh sederhana..hehe...

sebenarnya inti dari seminar ini kurasa adalah sesi tanya jawab.. begitu dibuka sesi tanya jawab, tak diduga, tak disangka, ada sekitar 12an mahasiswa langsung angkat jari berebutan ingin menyampaikan pertanyaan.. dari sekian banyak seminar yang pernah aku ikuti baik sebagai panitia maupun peserta gak pernah ada animo sedahsyat ini, dlu sebagai panitia aja aku membuatkan pertanyaan untuk peserta :D..

sebagai narasumber,, rupanya aku cukup laris diberondong pertanyaan yang sebenarnya jawabannya sudah dipaparkan pada saat aku presentasi, dalam sesi pertama dan kedua kurang lebih pertanyaan yang mucul adalah :
1.bisakah mendapatkan KUR jika usaha baru berdiri?
2.hal apa yang dilakukan Bank untuk memasarkan KUR?
3.hal apa yang dilakukan bank jika terjadi kredit macet?
4.kenapa KUR yang katanya untuk rakyat nyatanya dinikmati oleh kalangan yang mampu dan berduit?
5.sistem pemberian KUR?
 dan beberapa pertanyaan lainnya yang serupa maksud berbeda penyampaian..

rata-rata penanya di kalangan mahasiswa ini adalah ketua2 BEM, jadi penyampaian pertanyaan sungguh berapi-api dan "membakar" auditorium,, entah apakah si penanya sedang orasi, mengadili, demo atau benar2 bertanya sungguh susah dibedakan.. beberapa di antara mereka dengan keras dan sinis menyindir bank maupun pemerintah terkait penyaluran KUR..

pertanyaan mereka (untungnya) bisa kujawab dengan baik (menurutku) karena tidak diperdebatkan lagi oleh mereka,, jadi bisa disimpulkan,, KUR di kalangan mahasiswa ataupun rakyat dipersepsikan sebagai BLT (Bantuan Langsung Tunai) yang setiap rakyat tidak mampu berhak memperolehnya,, inilah yang perlu diluruskan :)

akhir kata,, ini sebuah pengalaman baru yang cukup seru.. , cukup berharga dan tentunya menambah panjang daftar "pentas" haha... semoga berikutnya jika ada undangan aku bisa tampilnya di Bali,, astungkara :) :D

Jumat, 19 Oktober 2012

saat ini...

sepertinya beberpa tulisan-tulisanku sekarang kok gak jauh-jauh dari galau ya?hehe... padahal ini belum pernah terjadi sebelumnya.. manajemen galauku selalu baik,,namun sepertinya sekarang situasi benar2 berbeda..

padahaal...
padahal dlu aku selalu bilang,, "hidup tu gak cuma masalah cewek broo...masih ada gawean, keluarga, dll"...hehe...

masalah gaweaan yaa..
cerita dikit deh...
sekarang aku sudah menjadi seorang analis kredit,, cukup istimewa sih dibanding 3 teman lain yang menjadi sesama analis,, karena aku ditempatkan di kredit produktif yang gak ada salesnya!! tapi untungnya sih selama ini masalah prospekan tidak menjadi kendala karena selalu mengalir dan belum perlu dirisaukan..
saaat ini masalah persetujuan kredit sepertinya menjadi lebih berat,, di sisi lain dengan standar kerja yang menurutku sama ternyata terjadi kenaikan standar "lolosnya" kredit itu sendiri.. aku sempat "gak terima" dengan kondisi ini,, tetapi memang sebaiknya aku "koreksi diri" tanpa harus menyalahkan siapapun,, gunakanlah emosimu untuk menunjukkan kamu tahan banting!! tahan bantiing yaa.. bukan ngeyel!!hehe...

keluargaa...
hmm..........aku kangeeen beuddh sama keluargaku... kangen.. kangen... kepikiran juga sama orang tuaku yang akan ditinggal anak pertamanya akhir oktober ini ke Alor,, anak keduanya yang sedang mencari hari baik untuk menikah dan anak ketiganya (aku!!) yang sedang berada di Bima!!hehe..
aku benar-benar ingin menjaga mereka,, membalas kebaikan mereka,, benar2 ingin! selalu terselip sebuah doa di pagi dan malam hari untuk mewujudkan keninginan itu... tapi mungkin ini kondisi terbaik yang diberikan oleh-Nya,, dan aku yakin itu.. Dia sedang mempersiapkan sesuatu yang lebih indah di hari esok :')

apa lagi yaa? masalah teman-teman? gak ada masalah sih,, bisa enjoy dengan keadaan ini,, walaupun aku berbeda jauh dengan aku pada saat kuliah.. aku jaman kuliah adalah aku yang siap diajak jalan dan nongkrong dimanapun dan kapanpun,,, tetapi aku yang sekarang adalah aku yang menjadikan tempat tidur sebagai prioritas dan tujuan utama,,haha...

cukuuup deh sekian untuk hari ini,, intinya sih hanya mau bercerita kondisi saat ini :)